Diduga Loloskan Pengurus Partai Gerindra Jadi PPS, KPU Ogan Ilir Terancam Kena PAW, Ini Kata Aktivis M Taqwa
Skandal ini mencuat setelah ditemukan bahwa beberapa pengurus Partai Gerindra diloloskan menjadi anggota PPS dalam seleksi yang seharusnya netral.
UMBARAN - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ogan Ilir tengah menghadapi ancaman Pergantian Antar Waktu (PAW) setelah terungkapnya skandal lolosnya pengurus Partai Gerindra menjadi anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS). Kejadian ini memicu reaksi keras dari berbagai kalangan, termasuk aktivis Ogan Ilir, M Taqwa.
Skandal ini mencuat setelah ditemukan bahwa beberapa pengurus Partai Gerindra diloloskan menjadi anggota PPS dalam seleksi yang seharusnya netral dan bebas dari intervensi politik.
Hal ini menimbulkan pertanyaan mengenai integritas dan profesionalisme KPU Ogan Ilir dalam menjalankan tugasnya.
Pengamat masyarakat, M Taqwa, dalam wawancaranya menegaskan bahwa kejadian ini adalah bentuk pelanggaran serius terhadap prinsip netralitas penyelenggara pemilu.
"Jika benar KPU Ogan Ilir meloloskan pengurus partai menjadi PPS, ini bukan hanya pelanggaran etika tetapi juga melanggar peraturan perundang-undangan yang mengatur netralitas penyelenggara pemilu," tegas Taqwa kepada Umbaran.com, Rabu (29/5/²⁴)
Ancaman PAW terhadap anggota KPU Ogan Ilir ini menunjukkan bahwa sanksi serius dapat dijatuhkan jika terbukti adanya pelanggaran.
Tindakan tegas diperlukan untuk memastikan bahwa kejadian serupa tidak terulang di masa depan.
"KPU harus menunjukkan integritas dan independensi dalam setiap tahap penyelenggaraan pemilu. Jika tidak, maka kepercayaan publik terhadap hasil pemilu akan tergerus," ucap Ketua NGO GEMAS ANTI ĶKN Ogan Ilir.
Kasus ini juga menambah panjang daftar persoalan yang dihadapi oleh KPU Ogan Ilir. Sebelumnya, kasus dugaan suap atau setor menyetor uang agar lolos jadi PPK. Kini kasus pengurus partai bisa jadi PPS.
"Soal kisruh pemilihan PPK belum usai, sudah mencuat lagi masalah PPS, memang KPU Ogan Ilir ini aneh-aneh," sebut Taqwa, Selasa (28/5/24).
"Kejadian seperti ini tidak boleh dibiarkan. KPU Pusat harus segera evaluasi mendadak dan memastikan bahwa proses seleksi PPS di seluruh Indonesia berjalan dengan jujur dan adil," ujarnya.
Taqwa menyarankan, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Ogan Ilir harus lakukan investigasi lebih lanjut untuk mengungkap fakta-fakta terkait kasus ini.
Jika terbukti ada pelanggaran, maka Bawaslu bisa menindaklanjutinya sampai ke DKPP. Bukan tidak mungkin sanksi PAW akan mengancam terhadap anggota KPU Ogan Ilir yang terlibat.
"Hasil investigasi Bawaslu Ogan Ilir nanti dapat diumumkan dan langkah-langkah perbaikan dapat diambil untuk memastikan penyelenggaraan pemilu yang lebih baik dan bebas dari intervensi politik di masa mendatang," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, KPU Kabupaten Ogan Ilir diduga meloloskan pengurus Partai Gerindra sebagai Panitia Pemungutan Suara (PPS) untuk Pilkada 2024.
Melly diduga kader dan pengurus aktif di Pengurus Anak Cabang (PAC) Partai Gerindra Kecamatan Pemulutan Selatan, diketahui menjabat sebagai Wakil Ketua Bidang Pemberdayaan Perempuan.
Sedangkan Andrean sendiri diduga menduduki jabatan Wakil Bendahara bidang OKK Kecamatan Pemulutan Selatan.
Mereka disebut-sebut berhasil lolos dalam seleksi administrasi dan tes tertulis, meskipun diduga merupakan pengurus partai politik.
Keduanya dinyatakan lolos verifikasi administrasi calon PPS berdasarkan Pengumuman No:260/PP.04.1-PU/1610/2024 pada 14 Mei 2024.
Melly di desa Sungai Keli dan Andrean di desa Mayapati Kecamatan Pemulutan Selatan.
Anehnya, keduanya bisa melewati verifikasi administrasi KPU dan Sistem Informasi Partai Politik (Sipol).
Berbagai spekulasi muncul mengenai alasan kelolosan ini, termasuk kemungkinan kelalaian, kesengajaan, atau bahkan ketidaktahuan pihak KPU.
Pihak KPU Ogan Ilir diharapkan memberikan klarifikasi dan penjelasan terkait dugaan ini untuk menjaga kepercayaan publik terhadap proses pemilu.

Proses Seleksi yang Dipertanyakan
Kelanjutannya
Komisi Pemilihan Umum Daerah (...
- Hal 1 dari 3 Halaman -
Baca Juga
Editor: SPH
Dapatkan update informasi pilihan dan berita terbaru setiap hari dari Mail.umbaran.com, Yuk gabung di grup Telegram "UMBARAN", caranya klik link ini : JOIN NOW, kemudian bergabung. Anda harus menginstal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel Anda.


