logo logo

Berita 26-06-2024 16:19:25

Rekrutmen Panwascam Curang? Tiga Anggota Bawaslu Palembang Dilaporkan ke DKPP

Hal 3 dari 3 Halaman

Menurut Bagindo, dugaan kecurangan itu dilakukan dengan memanipulasi proses juga registrasi pendaftaran, berikut hasil seleksi Panwasam.

"Artinya, bagi para anggota Bawaslu Kota Palembang, harus diambil tindakan tegas, dengan 'Memberhentikan Secara Tidak Hormat' dengan segera dari Jabatannya saat ini oleh Bawaslu pusat, " tegansya.

Disisi lain, bisa saja praktek atau modus penyalahgunaan wewenang dalam seleksi anggota Panwascam, Panwas kelurahan atau penyelenggara, juga telah acapkali dilakukan selama ini.

Apalagi tidak menutup kemungkinan para anggota Bawaslu Kota ini, begitu 'terpanggil secara profesional' hingga harus melanggar aturan yang melekat pada jabatan mereka, demi hasrat atau syahwat Paslon 'kandidat tertentu' yang akan berkontestasi dalam Pilkada serentak November nanti.

"Sebab kabar atau rumor yang beredar dipublik sepertinya begitu, dan untuk itu", tandasnya.

Diduga ada kecurangan, aktivis aliansi penyelamat demokrasi menggelar aksi demo didepan kantor Bawaslu kota Palembang pada jum’at siang (31//05/2024). Dalam aksi tersebut para peserta memegang gambar tiga komisioner yakni Yusnar, Khairul Anwar Simatupang dan Efan yutawan yang disilang wajahnya serta membawa spanduk bertuliskan beberapa poin tuntutan.

Aktivis Penyelamat Demokrasi Geruduk Kantor Bawaslu

Diduga ada kecurangan, aktivis aliansi penyelamat demokrasi menggelar aksi demo didepan kantor Bawaslu kota Palembang pada jum’at siang (31//05/2024).

Dalam aksi tersebut para peserta memegang gambar tiga komisioner yakni Yusnar, Khairul Anwar Simatupang dan Efan yutawan yang disilang wajahnya serta membawa spanduk bertuliskan beberapa poin tuntutan:

1. Batalkan semua Panwascam yang terindikasi cacat administrasi dan cacat hukum

2. Batalkan semua Panwascam yang terindikasi suap dan titipan pejabat

3. Bongkar skandal kejahatan proses perekrutan Panwascam

4. Mendesak tiga orang komisioner Bawaslu kota Palembang untuk mundur dari jabatannya

Andi selaku orator aksi menyerukan "Berikan penjelasan kepada kami, bagaimana proses perekrutan 7 orang Panwascam yang diloloskan dengan cara yang tidak benar oleh Bawaslu !! Jangan rusak demokrasi," seru Andi.

Sopyan selaku perwakilan aktivis hukum saat ditemui awak media menyampaikan “aksi ini melibatkan mahasiswa, tokoh pemuda, lembaga masyarakat serta para advokat tersebut adalah bentuk kepedulian terhadap masa depan demokrasi yang ada di Sumatera Selatan,” ujar Sopyan.

“Dan terkait pokok pokok tuntutan kami sudah mengumpulkan bukti bukti pelanggaran selanjutnya kami akan menempuh dengan upaya hukum yang yang berlaku.” pungkasnya. ** (*)

Baca Juga
Penulis: Tim Wartawan
Editor: SPH

Dapatkan update informasi pilihan dan berita terbaru setiap hari dari Mail.umbaran.com, Yuk gabung di grup Telegram "UMBARAN", caranya klik link ini : JOIN NOW, kemudian bergabung. Anda harus menginstal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel Anda.