logo logo

Pendidikan 13-05-2024 14:42:14

Gerakan Membaca Buku di Tempat Umum, Oyad: Kita Dapat Menginspirasi Orang Lain

Membaca buku di tempat umum adalah langkah awal yang sangat penting dalam membentuk kebiasaan membaca yang positif di kalangan masyarakat.

Image
Gerakan Normalisasi Membaca Buku di Tempat Umum dilakukan oleh inisiatif kolaborasi antara Palembang Book Party dan Kelana Book Club di Transportasi Umum yaitu LRT (Light Rail Transit) pada tanggal 9 Mei 2024 kemarin.

PALEMBANG - Dalam upaya meningkatkan literasi di tengah masyarakat, Gerakan Normalisasi Membaca Buku di Tempat Umum dilakukan oleh inisiatif kolaborasi antara Palembang Book Party dan Kelana Book Club di Transportasi Umum yaitu LRT (Light Rail Transit) pada tanggal 9 Mei 2024 kemarin.

Menurut Riyadi Oyad, PJ Palembang Book Party, membaca buku di tempat umum adalah langkah awal yang sangat penting dalam membentuk kebiasaan membaca yang positif di kalangan masyarakat.

"Kami percaya bahwa membaca buku tidak hanya harus terbatas pada ruang privat seperti di rumah atau perpustakaan. Dengan membaca di tempat umum, kita dapat menginspirasi orang lain untuk melakukan hal yang sama," ujarnya dengan antusias.

Sementara itu, Tengku Desliyani dari Kelana Book Club menambahkan bahwa gerakan ini juga bertujuan untuk mengatasi stigma negatif terhadap membaca di tempat umum.

"Banyak orang masih merasa canggung atau malu membawa buku dan membacanya di tempat ramai. Namun, dengan bersama-sama mendorong praktik ini, kami berharap dapat mengubah persepsi tersebut," ungkapnya.

Dukungan dari kedua klub buku tersebut mencakup penyelenggaraan acara membaca bersama di berbagai lokasi publik, seperti stasiun LRT, taman kota, dan kafe. Selain itu, mereka juga akan aktif dalam kampanye sosial media dengan mengajak masyarakat untuk berbagi pengalaman membaca di tempat umum menggunakan tagar #normaliasimembacaditempatumum.

Inisiatif Gerakan Normalisasi Membaca Buku di Tempat Umum ini diharapkan dapat merangsang minat membaca dan meningkatkan literasi di Palembang secara keseluruhan. Semakin banyak orang yang terlibat, semakin besar pula dampak positif yang dapat dihasilkan bagi perkembangan intelektual masyarakat. (*)

Baca Juga
Penulis: SPH
Editor: Sandi Pusaka Herman

Dapatkan update informasi pilihan dan berita terbaru setiap hari dari Mail.umbaran.com, Yuk gabung di grup Telegram "UMBARAN", caranya klik link ini : JOIN NOW, kemudian bergabung. Anda harus menginstal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel Anda.